Penjualan tembus Rp 4,46 triliun, Spindo targetkan penjualan naik 20% tahun ini

 

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau Spindo mencatatkan pertumbuhan kinerja di tahun 2018 lalu. Perusahaan yang bergerak di industri pipa ini mencatatkan penjualan sebesar Rp 4,46 triliun. Penjualan tersebut naik 21,98% year on year (yoy) jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 3,36 triliun.

Bahkan, laba bersih Spindo melonjak tajam hingga 463,99% yoy menjadi Rp 48,72 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 8,63 miliar. Perolehan laba tersebut utamanya disumbang dari pendapatan lain-lain yang tumbuh 28,74% yoy menjadi Rp 112,71 miliar dan adanya efisiensi dari beban penjualan dan distrubusi yang susut 12,16% yoy menjadi Rp 110,55 miliar.

Johannes Edward, Investor Relations ISSP mengatakan, secara umum dengan kinerja tahun 2018 lalu tersebut sudah sesuai dengan harapan. Menurutnya, strategi yang dilakukan Spindo pada kuartal III 2018 lalu cukup berhasil.

“Kami melakukan edukasi pasar dengan melakukan customer gathering di kota-kota di Indonesia. Kami menjaring lebih ke end user,” ujar Johannes kepada Kontan.co.id, Kamis (18/4).

Menurutnya, saat ini Spindo masih fokus menggarap sektor penjualan pipa ke industri infrastruktur dan konstruksi. Terlebih sektor tersebut akan tumbuh signifikan.

“Jadi secara konservatif, kenaikan penjualan kami tetap targetkan 20% dengan tentunya berupaya meningkatkan kembali margin,” ujar Johannes.

Porsi penjualan pipa Spindo ke sektor infrastruktur dan konstruksi saat ini masih sekitar 60%. Tahun ini, Spindo membidik margin laba bersih bisa tumbuh setidaknya 50% dari tahun 2018 lalu.

STKM Pipes for Furniture: The Preferred Choice for Modern Industry
10 April 2026
STKM pipes are carbon steel tubes manufactured according to the JIS G3445 (Japanese Industrial Standards), specifically designed for mechanical applications.
Pipa STKM untuk Furnitur: Pilihan Utama Industri Modern
10 April 2026
Pipa STKM adalah pipa baja karbon yang diproduksi berdasarkan standar JIS G 3445, yang secara khusus dirancang untuk aplikasi mekanikal.
STKM 11 vs Hollow for Furniture : Choosing the Right Frame Material
7 April 2026
STKM 11 pipe is a low-carbon steel pipe manufactured according to the JIS G 3445 standard, commonly used for light mechanical and precision applications.
STKM 11 VS Hollow untuk Rangka Furnitur
7 April 2026
Pipa STKM 11 adalah pipa baja karbon rendah yang diproduksi sesuai standar JIS G 3445, yang umum digunakan untuk aplikasi mekanikal ringan hingga presisi.
Is GI Hollow Safe for Structural Construction?
31 Maret 2026
In Indonesia, GI hollow is also manufactured by PT STEEL PIPE INDUSTRY OF INDONESIA Tbk (SPINDO), one of the largest steel pipe manufacturers in the country.
Apakah Hollow GI Aman untuk Struktur Konstruksi?
31 Maret 2026
Sebagai salah satu produsen pipa baja terbesar di Indonesia, PT STEEL PIPE INDUSTRY OF INDONESIA Tbk juga memproduksi hollow GI untuk berbagai kebutuhan konstruksi.
CE Mark Certification for Steel Pipes
25 Maret 2026
CE Mark is a marking indicating that a product has met the safety, health, and environmental protection requirements in accordance with European Union (EU) regulations.
Sertifikasi CE Mark untuk Pipa Baja
25 Maret 2026
CE Mark adalah tanda bahwa suatu produk telah memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, dan perlindungan lingkungan sesuai regulasi Uni Eropa .
The importance of pipe marking
17 Maret 2026
GI hollow is one of the most widely used construction materials due to its corrosion resistance and structural strength.
Pentingnya marking pada pipa
17 Maret 2026
Hollow GI merupakan salah satu material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki ketahanan terhadap karat serta kekuatan struktur yang baik.