Steel Pipe Industry (ISSP) Sudah Serap Seluruh Capex 2019

 

Emiten produsen pipa baja dan besi PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (Spindo) mampu menyerap belanja modal dengan maksimal di sepanjang 2019.

Wakil Direktur Utama Spindo, Tedja Sukmana Hudianto menjelaskan Belanja modal atau capital expenditure (capex) di tahun ini sebesar Rp 50 miliar sudah terserap semua.

“Penyerapan belanja modal di tahun ini sudah moncer. Adapun capex diserap untuk kebutuhan efisiensi mesin di luar maintanance, pembelian mesin potong, mesin las akumulatif,” jelasnya saat ditemui Kontan.co.id di Sidoarjo, Selasa (26/11).

Tedja menyatakan belanja modal tahun depan dipastikan bakal lebih besar dari tahun ini. Namun Tedja belum mau membeberkan berapa persisnya besaran belanja modal tahun depan.

Meski demikian, Tedja bisa memberitahukan beberapa rencana investasi emiten berkode saham ISSP di BEI tahun depan. Di antaranya, upgrade satu line mesin galvanis yang sebelumnya masih manual menjadi otomatis. Dengan itu diharapkan secara hitung-hitungan kasar efisiensi cukup besar.

Upgrade mesin Galvanis ditargetkan akan rampung di kuartal III 2020. Nilai investasi untuk upgrade sekitar Rp 8 miliar. Tedja bilang upgrade satu mesin saja sudah menambah kapasitas cukup signifikan. Bahkan katanya bisa tumbuh hingga lima kali lipat dari sebelumnya.

Selain memperbarui mesin Galvanis, Spindo juga akan melakukan efisiensi di mesin lainnya. Ada dua mesin cutting di unit tiga yang akan diganti. Dengan adanya efisiensi ini utilisasi bisa tumbuh 10% yoy dari sebelumnya 60% di 2019 menjadi 70% di 2020 nanti.

Adapun gudang tetap dicanangkan setahun ada dua gudang yang akan dibuka. Tedja menjelaskan cara ini dilakukan untuk mencapai pasar yang belum dimasuki. Selain itu juga akan meningkatkan konektivitas distribusi. Rencana paling dekat adalah penyelesaian depo di Makassar pada kuartal III 2020.

Sekretaris Perusahaan dan Investor Relations ISSP Johannes Edward menambahkan rencana pengembangan serta efisiensi akan gencar dilakukan hingga 2021. “Spindo juga akan lakukan digitalisasi pada sistem head office dan improvement operasional sale lewat digital marketing,” ujarnya.

Pengembangan marketing lewat sosial media untuk sosialisasi produk Spindo juga akan dimaksimalkan. Johannes mencontohkan, perusahaan memiliki akun Facebook yang memberikan peringatan bagi masyarakat atau calon karyawan terkait penipuan. Adapun akun Instagram-nya banyak memberikan program menarik serta pengenalan produk Spindo.

Sementara, selain memperbarui mesin Galvanis, Spindo juga bakal melakukan digitalisasi truck. Johannes menjelaskan digitalisasi ini diterapkan untuk memonitor operasional armada. Nantinya dengan digitalisasi ini Spindo mampu menekan cost of fund 10% atau Rp 40 miliar setiap tahunnya.

How to Measure and Calculate Pipe Weight: A Complete Guide
17 April 2026
This means you need to know the pipe’s diameter and thickness first, before calculating its weight using specific formulas.
17 April 2026
Kita perlu mengetahui dimensi pipa terlebih dahulu seperti diameter dan ketebalan, sebelum menghitung berat menggunakan rumus tertentu.
SPINDO Structural Pipes: High-Quality Steel Pipe Solutions for Modern Construction
14 April 2026
Structural pipes are not merely supplementary components, they are essential elements in construction systems.
Pipa Struktural SPINDO: Solusi Pipa Struktur Baja Berkualitas untuk Konstruksi Modern
14 April 2026
Pipa struktural tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi menjadi bagian inti dalam sistem konstruksi.
STKM Pipes for Furniture: The Preferred Choice for Modern Industry
10 April 2026
STKM pipes are carbon steel tubes manufactured according to the JIS G3445 (Japanese Industrial Standards), specifically designed for mechanical applications.
Pipa STKM untuk Furnitur: Pilihan Utama Industri Modern
10 April 2026
Pipa STKM adalah pipa baja karbon yang diproduksi berdasarkan standar JIS G 3445, yang secara khusus dirancang untuk aplikasi mekanikal.
STKM 11 vs Hollow for Furniture : Choosing the Right Frame Material
7 April 2026
STKM 11 pipe is a low-carbon steel pipe manufactured according to the JIS G 3445 standard, commonly used for light mechanical and precision applications.
STKM 11 VS Hollow untuk Rangka Furnitur
7 April 2026
Pipa STKM 11 adalah pipa baja karbon rendah yang diproduksi sesuai standar JIS G 3445, yang umum digunakan untuk aplikasi mekanikal ringan hingga presisi.
Is GI Hollow Safe for Structural Construction?
31 Maret 2026
In Indonesia, GI hollow is also manufactured by PT STEEL PIPE INDUSTRY OF INDONESIA Tbk (SPINDO), one of the largest steel pipe manufacturers in the country.
Apakah Hollow GI Aman untuk Struktur Konstruksi?
31 Maret 2026
Sebagai salah satu produsen pipa baja terbesar di Indonesia, PT STEEL PIPE INDUSTRY OF INDONESIA Tbk juga memproduksi hollow GI untuk berbagai kebutuhan konstruksi.